Hukum Merayakan Hari Valentine Dalam Islam

2 min read

Hukum Merayakan Hari Valentine Dalam Islam – Diberbagai kalangan masyarakat utamanya para remaja sudah tidak asing lagi dengan hari valentine, yaitu hari kasih sayang yang dirayakan pada tanggal 14 Februari setiap tahunnya. Biasanya pada perayaan hari valentine identik dengan penggunaan kostum berwarna merah dan saling tukar hadiah atau bingkisan utamanya coklat sebagai tanda sayang terhadap pasangannya.

Hari valentine awalnya bermula pada zaman romawi kuno yang dimana hari tersebut untuk memperingati kematian pendeta penebar kasih, Santo Valentine. Perayaan hari valentine ini jelas Haram dan dilarang dalam islam karena ritual ini merupakan ritual yang berasal dari kalangan non muslim, maka dari itu sebagai umat muslim yang baik kita dilarang untuk ikut-ikutan dalam memperingati hari valentine.

Berikut alasan mengapa merayakan hari Valentine Dalam Islam dilarang:

1. Melakukan Perbuatan Bid’ah

Melaksanakan atau ikut serta dalam perayaan hari valentine termasuk kedalam perbuatan bid’ah meskipun hanya sekedar bermain-main. Perbuatan bid’ah merupakan perbuatan yang tidak pernah dicontohkan atau tidak pernah dilakukan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam dan para sahabat.

Sebagaimana sabda Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam berikut :

مَنْ أَحْدَثَ فِى أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ

Artinya “Barangsiapa membuat suatu perkara baru dalam agama kami ini yang tidak ada asalnya, maka perkara tersebut tertolak.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ

Artinya “Barangsiapa melakukan suatu amalan yang bukan ajaran kami, maka amalan tersebut tertolak.” (HR. Muslim)

baca juga: 6 Tips Meraih Kebahagiaan Dunia Dan Akhirat

2. Meniru Kebiasaan Orang Kafir

Kebiasaan meniru atau ikut-ikutan dalam melakukan kebiasaan orang kafir sebenarnya sudah ada sejak dahulu bahkan pada zaman Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam saat hendak hijrah ke Madinah, beliau mendapati masyarakat yang ikut dalam perayaan hari raya orang-orang Majusi.

Beliau Shalallahu Alaihi wassalam pun bersabda :

قَدِمْتُ عَلَيْكُمْ ، وَلَكُمْ يَوْمَانِ تَلْعَبُونَ فِيهِمَا فِي الْجَاهِلِيَّةِ ، وَقَدْ أَبْدَلَكُمُ اللَّهُ بِهِمَا خَيْرًا مِنْهُمَا : يَوْمَ النَّحْرِ ، وَيَوْمَ الْفِطْرِ

Artinya:

Saya mendatangi kalian (di Madinah), sementara kalian memiliki dua hari yang kalian gunakan untuk bermain di masa jahiliyah. Padahal Allah telah memberikan dua hari yang lebih baik untuk kalian: Idul Qurban dan Idul Fitri”. (HR. Ahmad, Abu Daud, dan Nasai)

Lalu, Rasulullah Salallahu Alaihi Wassalam pun bersabda :

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُم

Artinya “Siapa yang meniru suatu kaum maka dia bagian dari kaum tersebut.” (HR. Abu Daud)

Selain itu, kegiatan ikut-ikutan merayakan valentine day’s sudah termasuk sebagai salah satu bentuk kekufuran manusia atas nikmat-Nya. Dan Allah SWT pun berfirman :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى أَوْلِيَاءَ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ وَمَنْ يَتَوَلَّهُمْ مِنْكُمْ فَإِنَّهُ مِنْهُمْ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ

Artinya:

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.” (QS. Al – Maidah ayat 51)

baca juga: Tafsir QS. Al – Maidah ayat 51

3. Meniru Perbuatan Syaitan

Dalam perayaan hari valentine, tidak sedikit masyarakat utamanya kalangan muda dalam perayaan valentine mengeluarkan dana atau uang yang tidak sedikit demi perayaan tersebut seperti membeli coklat dalam jumlah yang besar, menyewa atau membeli pakaian bernuansa valentine atau kasih sayang, bukankah ini merupakan perbuatan yang boros dan sia-sia. sesungguhnya perbuatan boros merupakan perbuatan syaitan.

Allah Berfirman:

إِنَّ ٱلْمُبَذِّرِينَ كَانُوٓا۟ إِخْوَٰنَ ٱلشَّيَٰطِينِ ۖ وَكَانَ ٱلشَّيْطَٰنُ لِرَبِّهِۦ كَفُورًا 

Artinya:

Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.
(Qs. Al-Isra: 27)

4. Hari Zina Internasional

Dikalangan remaja sangat mengagung-agungkan Valentine’s day sebagai hari kasih sayang, akan tetapi dibalik itu semua hari tersebut merupakan hari perzinahan karena para muda-mudi berkumpul bersama pasangannya yang belum sah dan berduaan bahkan sampai melakukan perzinahan sebagi bentuk ungkapan kasih sayang diantara mereka, bukankah hal ini sangat dilarang dalam islam.

وَلَا تَقْرَبُوا۟ ٱلزِّنَىٰٓ ۖ إِنَّهُۥ كَانَ فَٰحِشَةً وَسَآءَ سَبِيلًا 

Artinya: 

Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.

Sebagai umat islam yang baik, tidak sepantasnya kita untuk ikut dalam perayaan Valentine’s day meskipun itu hanya sebatas ucapan selamat, semoga Allah Swt menetapkan hati kita dijalan yang diridhoinya.

Semoga bermanfaat Sekian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *