Adab-Adab Dalam Menuntut Ilmu

2 min read

Adab-Adab Dalam Menuntut Ilmu – Seorang muslim yang baik pasti akan senantiasa untuk bagaimana bisa menuntut ilmu, akan tetapi dalam menuntut ilmu kita diwajibkan untuk mendahulukan adab dari pada ilmu. Sebelum kita mempelajari segala sesuatu mari kita sama-sama memcermati bagaimana kita lebih mendahulukan adab.

Kita lihat saja dizaman sekarang ini banyak orang sukses dan berkarya karena ilmu yang mereka miliki akan tetapi kita lihat bagaimana perilakunya terhadap orang tua, kerabat, sahabat jauh dari tuntunan nabi kita Muhammad Shallahu’alaihi wasallam.

Ketahuilah bahwa ulama salaf sangat perhatian sekali pada masalah adab dan akhlak.. Imam Darul Hijrah, Imam Malik rahimahullah pernah berkata pada seorang pemuda Quraisy,

تعلم الأدب قبل أن تتعلم العلم

“Pelajarilah adab sebelum mempelajari suatu ilmu.”

Berikut adalah Adab-adab dalam menuntut ilmu:

1. Niat

Hal yang pertama yang harus diperbaiki sebelum mempelajari adab adalah niat yang ikhlas dari dalam hati, karena dengan niat segala sesuatu Insya Allah akan berjalan sesuai yang diharapkan.

2. Senantiasa berdoa

Senantiaa berdoa merupakan senjata umat islam, karena berdoa kita menunjukkan kepada Allah bahwa kita tidak ada apa-apanya. Sejatinya manusia dilahirkan tanpa pengetahuan sedikitpun, maka dari itu agar kita diberikemudahan dalam menuntut ilmu maka kita diharuskan untuk berdoa kepada Allah

3. Bersunguh-sungguh

Dalam menuntut ilmu memang tidak mudah, dibutuhkan kesungguhan dalam menuntut ilmu agar ilmu yang diberikan kepada kita dapat dengan mudah kita pahami kemudian diamalkan. Boleh dikatakan dalam menuntut ilmu kita harus rakus dalam menuntut ilmu dalam artian kita akan senantiasa merasa tidak puas akan ilmu yang kita miliki dan ini tidak dilarang dalam islam rakus dalam menuntut ilmu.

منهومان لا يشبعان : طالب علم و طالب دنيا

Dua orang rakus yang takkan pernah kenyang: pencari ilmu dan pencari dunia

Sosok disebutkan rakus yang pertama adalah para pencari ilmu. Rakus dalam urusan ilmu tidak dilarang dalam Islam, karena rakus tersebut dalam hal positif. Bersungguh-sungguh dan terus merasa haus akan ilmu merupakan suatu sikap yang mencerminkan dirinya berlomba-lomba dalam kebaikan

4. Senantiasa Rendah Hati

Betapa banyaknya orang yang berilmu namun malah menjadi sombong dan congkak atas ilmu yang dimilikinya merasa paling pintar dan senantiasa merasadirinya paling baik dari orang lain hal seperti ini tidak mencerminkan sosok penuntut ilmu. Seorang penuntut ilmu haruslah senantiasa rendah hati agar ilmu yang diajarkan dapat dipahami dengan mudah. Sesungguhnya penghalang ilmu adalah kesobongan dan malu.

Kata Mujahid, kalau mau dapat ilmu, hilangkan dua sifat buruk: malu dan sombong. Al-Bukhari meriwayatkan secara “mu’allaq” dalam shahihnya,

قَالَ مُجَاهِدٌ لَا يَتَعَلَّمُ الْعِلْمَ مُسْتَحْيٍ وَلَا مُسْتَكْبِرٌ


“Mujahid berkata, orang yang malu tidak akan (bisa) mendapatkan ilmu, demikian juga orang sombong” (H.R.Al-Bukhari, juz 1 hlm 220)

5. Menghindari Kemaksiatan

Salah satu penghambat seorang muslim dalam memahami pemlajaran ketika sedang menuntut ilmu adalah seringnya melakukan kemaksiatan, maka dari itu untuk dapat mendapatkan ilmu dengan mudah maka kita harus bisa menghindari kemaksiatan.

6. Memperhatikan Penjelasan

Salah satu adab dalam menuntut ilmu adalah kita diharuskan untuk memperhatikan apa yang dijelaskan oleh guru agar kita bisa memahami apa yang dijelaskannya dan tidak memotong pembicaraannnya

7. Diam dan Menyimak

Salah satu adab dalam menuntut ilmu adalah ketika guru atau ustaz sedang mmeberikan materi atau pembelajaran maka hal yang harus kita perhatikan sebagai penuntut ilmu adalah diam dan menyimak apa yang disampaikan, kemudian jika diberikan kesempatan untuk bertanya disitulah kita bisa berbicara.

8. Menghafal

Setelah ilmu yang diajarkan kepada kita sudah didapatkan maka, untuk bisa lebih mendalami ilmu yang diajarkan maka kita lebih baik untuk menghafal materi apa yang telah diajarkan.

9. Mengamalkan

Setiap ilmu yang didapatkan akan sia-sia apabila ilmu tersebut tidak diamalkan, karena apabila kita mengamalkan ilmu yang di dapatkan maka kita bisa mendaptkan keberkahan

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Perumpamaan seorang alim yang mengajarkan kebaikan kepada manusia, kemudian ia melupakan dirinya (tidak mengamalkan ilmunya) adalah seperti lampu (lilin) yang menerangi manusia, namun membakar dirinya sendiri.” (HR Ath-Thabrani)

10. Mendakwahkan

Semua ilmu itu bermanfaat jika disampaikan kepada orang lain, namun apabila tidak disampaikan kepada orang lain maka ilmu yang kita dapatkan tidak memberikan kebaikan sedikitpun.

Demikian Adab-Adab Dalam Menuntut Ilmu semoga kita senantiasa mengamalkannya dan mengajarkannya kepada sesama muslim yang lainnya

Baca juga: 5 Adab Seorang Muslim Ketika Bangun Tidur

Sekian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *