Media Gallery

Gunung
GunungGunung
newsletter
Daftarkan diri Anda ke Newsletter kami dengan memasukkan email Anda di bawah ini:
bottom

Statistics

Content View Hits : 661937

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter

Who's Online

We have 7 guests online
Banner
Banner
Peran Penting Ikhwanul Muslimin Mesir untuk Kemerdekaan Indonesia Print
Published by Abu Izzuddin   
Saturday, 17 August 2013 12:09
Imam Hasan Al Banna - Republik Indonesia
Negara yang pertama kali mengakui kemerdekaan Indonesia adalah Mesir. Demikian tertulis dalam buku sejarah kemerdekaan Indonesia.

Tapi, buku-buku sejarah umumnya tak menjelaskan lebih lanjut, mengapa dan bagaimana Mesir mengakui kemerdekaan Indonesia.

Pengakuan dari negara lain, merupakan syarat penting berdirinya sebuah negara. Dan, untuk ini, bangsa ini pantas berterima kasih kepada tokoh-tokoh Ikhwanul Muslimin. Sebab, merekalah yang melobi agar pemerintahnya mendukung kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945.

Ikhwanul Muslimin yang saat itu jaringannya telah tersebar, juga menggalang dukungan-dukungan negara Arab lainnya untuk mendukung ke merdekaan Indonesia. Dan, setelah Mesir, negara-negara Timur Tengah lain pun mendukung kemerdekaan Indonesia.
Read more...
 
Komnas HAM Sayangkan Sikap "Diam" Pemerintah Indonesia atas Tragedi Mesir Print
Published by Abu Izzuddin   
Saturday, 17 August 2013 12:24
komnas HAM
JAKARTA - Pemerintah Republik Indonesia diminta bersikap tegas dalam merespons kekerasan militer di Mesir. Sayangnya pemerintahan SBY masih memperlihatkan sikap pasif dalam menyaksikan kekejaman tersebut.

"Sikap ini justru tidak respek dan proteksi terhadap hak asasi manusia sebagai anggota PBB," ujar anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Natalius Pigai di Jakarta, Kamis (15/8).

Pigai menjelaskan ada dua tindakan militer Mesir yang dipimpin Jenderal Abdel Fatah Al Sisi yang bertentangan dengan demokrasi dan HAM.

Pertama, kudeta miter adalah anti-demokrasi karena dunia telah melihat Ikhwanul Muslimin memenangkan pemilu di Mesir dan menjadikan Muhammad Mursi sebagai presiden.

“Alasan militer Mesir bahwa penggulingan dilakukan karena Mursi tidak mau berkoalisi atau rekonsiliasi dengan kelompok lain tidak dapat dibenarkan, “ tambahnya.
Read more...
 
Wahai saudaraku di Mesir, Syiria, Irak, Palestina, Rohingya, dll Print
Published by Abu Izzuddin   
Thursday, 15 August 2013 11:46
Save Egypt
Mohon maaf, Wahai saudaraku di Mesir, Syiria, Irak, Palestina, Rohingya, dll.

Saat ini kami hanya mampu berDoa atas mu...

Astaghfirullah! Ini video demonstran pro #Morsi yg dibakar hidup-hidup di dalam tenda mereka: http://t.co/s4oOm7puMF #StopMassacreInEgypt

@egypt_now111: "Buldozer sapu panggung di Rab'ah. Masjid dan RS Darurat sudah dikepung. Aparat mengancam akan bakar jenazah syuhada jika demonstran tidak tinggalkan lokasi."

@Rassd_News: DR Yusuf Thol'at (Anggota National Alliance To Support Legitimacy) nyatakan bahwa hitungan kami korban hari ini : 2600 syahid.

Baredei mundur dari jabatan Wapres kudeta (AJALive)

Jubir IM : Tentara dan Polisi Mesir kumpulkan mayat di RS Darurat Rabea, lalu dibakar guna sembunyikan angka kematian sebenarnya #saveEgypt

Rabu 14 Agustus 2013, Pukul 19:48 WIB, jumlah syahid mencapai angka 3000 syuhada (sekarang sdh lebih dari 6000) dan 15000 luka-luka !!!! #SaveEgypt #SaveHumanity

Jika kamu tidak tersentuh oleh tragedi pembantaian di Mesir, karena kamu bukan jamaah Ikhwanul Muslimin, setidaknya tersentuhlah karena kamu Muslim dan yang dibantai di sana adalah umat Muslim juga. 

Jika kamu bukan muslim, setidaknya tersentuhlah karena yang dibantai di sana adalah MANUSIA.

Jika Pemerintah Indonesia masih diam, seharusnya malu merayakan hari kemerdekaan. Sebab, MESIRlah negara PERTAMA yang MENGAKUI KEDAULATAN RI.

Yaa Allah Yaa Tuhan semesta alam, Tolonglah saudara-saudara kami yg terzhalimi di Mesir...:'( :'( :'(

 
Soal Mesir, Indonesia Diminta Tak Hanya Berkomentar Print
Published by Abu Izzuddin   
Thursday, 15 August 2013 11:07
Indonesia love Mesir
REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Pimpinan Besar Pemuda Muslim Indonesia mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berperan aktif hentikan kekerasan Mesir. Sebab, ada pelanggaran HAM berat dalam konflik tersebut.
 
"Sebagai negara Islam terbesar, Indonesia seharusnya tidak hanya menyuarakan penghentian kekerasan, tapi ikut berperan," kata Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia, M Muhtadin Sabili di Surabaya, Kamis (15/8).
 
Bahkan, ujarnya, Pemuda Muslimin Indonesia juga akan mengirim surat ke PBB melalui perwakilan Jakarta. Karena kekerasan yang dilakukan oleh militer Mesir merupakan pelanggaran HAM berat.
 
Dalam surat itu, ia mendesak PBB menerjunkan pasukan perdamaian. Dengan begitu, ada pengawalan terhadap rakyat selama proses rekonsiliasi damai, menuju pemilihan umum ke depan.
 
"Karena, korban tewas sudah mencapai ratusan dan ribuan orang menderita luka-luka," ujarnya. 
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 1 of 34
Jumu'ah, 18 Jumadil Akhir 1435
Kamis, 17 April 2014

Iklan Baris


Untuk memesan iklan silahkan ke cs@generasimuslim.com

Commercial Adsense

Hati-hati dengan setiap iklan di internet, teliti sebelum mengikuti.
Banner